Langsung ke konten utama

Belajar IP address paling mudah dan cepat dalam 7 Menit

IP Address


 

 

 

 

 

Belajar IP addres paling mudah dan cepat dalam 7 Menit


IP Address (internet protocol address) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi IPv4 dan angka 128 bit digunakan untuk IP Address versi IPv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP.
IP Address tersebut memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.

 

Apa Fungsi IP Address

  1. IP Address digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringanFungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. Dalam jaringan komputer pun berlaku hal yang sama yaitu alamat IP Address yang unik tersebut akan digunakan untuk mengenali sebuah komputer atau device pada jaringan.
  2. IP Address digunakan sebagai alamat lokasi jaringanFungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.


Jenis IP Address

  1. IP versi 4 (IPv4)

    Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6.
  2. IP versi 6 (IPv6)

    IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan IPv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah IPv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuanya yang jauh lebih besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.

    Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.

    Perbandingan IP Address versi 4 dan 6


Pembagian Kelas IP Address

IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP Address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP Address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.
IP Address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP Address kelas A jaringan. IP Address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address Kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP Address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental.
Pembagian kelas-kelas IP Address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address Setiap IP Address selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas Host dalam suatu jaringan). Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer yang lain.
IP Address version 4 Class

  • Kelas AFormat : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)

    Bit Pertama : 0

    Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)

    Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)

    Oktet pertama : 0 – 127

    Range IP Address : 1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)

    Jumlah Network : 126

    Jumlah IP Address : 16.777.214

    IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. cara membaca IP Address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6
  • Kelas BFormat : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)

    2 bit pertama : 10

    Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)

    Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)

    Oktet pertama : 128 – 191

    Range IP Address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx

    Jumlah Network : 16.384

    Jumlah IP Address : 65.534

    Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host.
  • Kelas C

    Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)

    3 bit pertama : 110

    Panjang Net ID : 24 bit (3 oktet)

    Panjang Host ID : 8 bit (1 oktet)

    Oktet pertama : 192 – 223

    Range IP Address : 192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx

    Jumlah Network : 2.097.152

    Jumlah IP Address : 254

    Host ID adalah 8 bit terakhir, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP Address Tiga bit pertama IP Address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir.
  • Kelas D

    Format : 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm

    4 Bit pertama : 1110

    Bit multicast : 28 bit

    Byte Inisial : 224-247

    Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast

    Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP Address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.
  • Kelas E

    Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr

    4 bit pertama : 1111

    Bit cadangan : 28 bit

    Byte inisial : 248-255

    Deskripsi : Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.

sumber : http://technopark.surakarta.go.id/id/media-publik/komputer-teknologi-informasi/191-ip-address-fungsi-dan-kelas-ip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JOBSHEET PRAKTIKUM: KONFIGURASI BIOS DAN UEFI

  JOBSHEET PRAKTIKUM: KONFIGURASI BIOS DAN UEFI Mata Pelajaran: Praktik Kerja Lapangan / Dasar-Dasar TKJ Topik: Identifikasi dan Konfigurasi Basic Input/Output System (BIOS) Waktu: 2 x 45 Menit I. Tujuan Pembelajaran Setelah menyelesaikan praktik ini, peserta didik diharapkan mampu: Menganalisis fungsi dan peranan BIOS/UEFI dalam proses booting komputer. Mengakses menu BIOS pada berbagai merk perangkat (komputer/laptop). Melakukan konfigurasi parameter dasar seperti System Time, Boot Priority, dan Security Settings . Memecahkan masalah (troubleshooting) sederhana terkait kegagalan sistem melalui pengaturan BIOS. II. Dasar Teori BIOS ( Basic Input/Output System ) adalah perangkat lunak tingkat rendah ( firmware ) yang tersimpan dalam chip ROM pada motherboard . Fungsi utamanya adalah melakukan POST ( Power-On Self Test ) untuk memastikan perangkat keras berfungsi sebelum memuat sistem operasi. Saat ini, teknologi BIOS telah berkembang menjadi UEFI ( Unified Extensible Firmw...

JOBSHEET: SISTEM OPERASI KOMPUTER

  JOBSHEET: SISTEM OPERASI KOMPUTER Topik: Mengenal Jenis dan Evolusi Versi Sistem Operasi Waktu: 2 x 45 Menit Nama Siswa: ........................................... Kelas: ........................................... 1. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis Sistem Operasi (OS) untuk PC/Laptop. Siswa memahami urutan perkembangan (roadmap) versi sistem operasi populer. Siswa dapat membedakan karakteristik utama antara Windows, macOS, dan Linux. 2. Alat dan Bahan Unit Komputer/Laptop dengan akses internet. Alat tulis dan buku catatan. Browser (Chrome/Edge/Firefox) untuk riset. 3. Landasan Teori Sistem Operasi (Operating System) adalah perangkat lunak sistem yang mengelola perangkat keras komputer, sumber daya perangkat lunak, dan memberikan layanan umum untuk program komputer. Tanpa OS, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka. 4. Tugas 1: Klasifikasi Sistem Operasi Isilah tabel di bawah ini dengan melakukan riset singkat m...

Update Eraport SMK PK DARI VERSI 5.1.5 KE 5.1.6 via Git

Bapak dan Ibu SMK PK, Mungkin bisa pakai cara ini untuk update erapor Windows ke versi 5.1.6 bagi yang gagal atau baru mau pakai erapor    Sangat DIREKOMENDASIAKAN untuk sinkron dapodik dahulu    Bagi PENGGUNA BARU    1. Instal erapor versi 5.0.0 http://bit.ly/eRapor_SMK_v5_2  2.  Download erapor 515 berikut ini https://drive.google.com/file/d/1e7fqMwZyFsUcrqfg92oEzZWliaECcCu9/view?usp=sharing     3.  Matikan 2 service erapor (eraporsmkDB dan eraporsmkwebsrv)   4.  Hapus folder dataweb dan database di C:\eraporSMK\  5.  Copy dan pastekan folder dataweb dan database baru erapor 515 yang didapat dari langkah 2  ke C:\eraporSMK\  6.  Jalankan kembali 2 service erapor, apabila muncul eror ketika start eraporsmkDB maka klik 2 kali, pilih log On, dan pilih local dan OK  7.  Install git https://git-scm.com/download/win  8.  Install composer https://getcomposer.org/Composer-Se...