JOBSHEET PRAKTIKUM: KONFIGURASI BIOS DAN UEFI
Mata Pelajaran: Praktik Kerja Lapangan / Dasar-Dasar TKJ
Topik: Identifikasi dan Konfigurasi Basic Input/Output System (BIOS)
Waktu: 2 x 45 Menit
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan praktik ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menganalisis fungsi dan peranan BIOS/UEFI dalam proses booting komputer.
Mengakses menu BIOS pada berbagai merk perangkat (komputer/laptop).
Melakukan konfigurasi parameter dasar seperti System Time, Boot Priority, dan Security Settings.
Memecahkan masalah (troubleshooting) sederhana terkait kegagalan sistem melalui pengaturan BIOS.
II. Dasar Teori
BIOS (Basic Input/Output System) adalah perangkat lunak tingkat rendah (firmware) yang tersimpan dalam chip ROM pada motherboard. Fungsi utamanya adalah melakukan POST (Power-On Self Test) untuk memastikan perangkat keras berfungsi sebelum memuat sistem operasi. Saat ini, teknologi BIOS telah berkembang menjadi UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) yang menawarkan fitur lebih modern seperti dukungan kapasitas drive besar, antarmuka grafis, dan keamanan yang lebih ketat melalui Secure Boot.
III. Alat dan Bahan
1 unit Komputer atau Laptop (dalam kondisi berfungsi).
Buku catatan dan alat tulis.
Kamera/Ponsel (untuk dokumentasi langkah kerja).
IV. Keselamatan Kerja (K3LH)
Pastikan tangan dalam keadaan kering saat menyentuh perangkat elektronik.
Gunakan alas kaki yang kering untuk menghindari induksi listrik statis.
Lakukan prosedur shut down yang benar sebelum memulai praktik akses BIOS.
Hindari mengubah pengaturan "Advanced" tanpa instruksi guru/pembimbing untuk mencegah kegagalan sistem.
V. Langkah Kerja
Persiapan: Siapkan unit komputer/laptop. Nyalakan perangkat dan perhatikan layar splash awal untuk mengidentifikasi tombol akses BIOS (umumnya: F2, F10, F12, Del, atau Esc).
Akses BIOS: Matikan kembali perangkat, lalu nyalakan dan segera tekan tombol akses BIOS secara berulang hingga muncul menu utama BIOS/UEFI.
Identifikasi Informasi Sistem: Masuk ke tab Main atau Information. Catat versi BIOS, tipe prosesor, jumlah RAM yang terdeteksi, dan serial number perangkat.
Konfigurasi Waktu: Periksa bagian System Time dan System Date. Sesuaikan dengan waktu saat ini jika terjadi perbedaan.
Pengaturan Boot Priority: Masuk ke menu Boot. Atur urutan pemuatan (boot order) dengan menempatkan USB Flashdisk atau Harddrive pada urutan pertama (sesuai kebutuhan instalasi).
Keamanan (Optional): Masuk ke menu Security. Pelajari cara pemberian Supervisor Password (lakukan hanya jika diizinkan pembimbing).
Penyimpanan: Setelah selesai, navigasi ke menu Exit. Pilih Save Changes and Exit untuk menyimpan perubahan atau Discard Changes jika ragu.
Verifikasi: Amati apakah komputer masuk kembali ke sistem operasi dengan normal.

Komentar
Posting Komentar