Siap, mari kita siapkan "mesin" virtualnya dulu sebelum kita masukkan sistem operasinya. Sebagai orang jaringan, kalian harus paham bahwa VirtualBox ini adalah simulator hardware. Jadi, kita harus memberikan spesifikasi yang pas agar Windows 10 nanti tidak lag atau malah membuat laptop asli kalian (Host) jadi hang.
Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi (Settings) VirtualBox sebelum instalasi Windows 10:
Langkah-langkah Konfigurasi Virtual Machine (VM)
1. Membuat Mesin Baru
Buka VirtualBox, klik tombol New (ikon bintang biru).
Name: Beri nama (contoh: "Windows 10 Praktik").
ISO Image: Klik panah kecil, lalu pilih file ISO Windows 10 yang sudah kamu siapkan.
Centang Skip Unattended Installation jika kamu ingin melakukan instalasi secara manual (sangat disarankan agar kamu paham prosesnya).
2. Pengaturan Hardware (Base Memory & Processor)
Klik Next atau buka menu Settings -> System.
Motherboard (Base Memory): Berikan minimal 2048 MB (2 GB). Jika laptop kamu punya RAM 8 GB, berikan 4 GB agar lebih lancar. Pastikan tidak melewati garis hijau.
Processor: Berikan minimal 2 CPU. Windows 10 akan sangat berat jika hanya menggunakan 1 core.
3. Pengaturan Tampilan (Display)
Buka menu Settings -> Display.
Video Memory: Geser ke kanan sampai maksimal (128 MB). Ini penting agar pergerakan jendela di Windows tidak patah-patah.
Graphics Controller: Pastikan terpilih VBoxSVGA.
4. Pengaturan Penyimpanan (Storage/VDI)
Jika tadi di awal belum membuat Hard Disk, masuk ke menu Storage.
Buat Virtual Hard Disk baru. Untuk Windows 10, berikan kapasitas minimal 40 GB - 50 GB.
Pilih tipe VDI (VirtualBox Disk Image) dan Dynamically Allocated agar hard disk virtual hanya mengambil ruang di laptopmu sebesar data yang terisi saja.
5. Pengaturan Jaringan (Network) - Penting untuk Anak SMK!
Buka menu Settings -> Network.
Attached to: * Pilih NAT jika kamu ingin VM langsung dapat internet dari laptop Host.
Pilih Host-Only Adapter jika kamu ingin latihan jaringan antara laptop asli dengan VM tanpa gangguan internet luar.
Pilih Bridged Adapter jika ingin VM seolah-olah menjadi komputer fisik yang terhubung ke Wi-Fi/LAN yang sama dengan laptopmu.
💡 Tips Tambahan dari Guru:
Enable EFI: Pada menu System > Motherboard, centang Enable EFI jika ISO Windows 10 yang kamu gunakan adalah versi 64-bit modern (UEFI).
PAE/NX: Di tab Processor, pastikan Enable PAE/NX dicentang agar fitur keamanan kernel Windows bisa berjalan.
Boot Order: Pastikan Optical berada di urutan paling atas pada Boot Order sebelum memulai instalasi, agar VirtualBox membaca file ISO terlebih dahulu.
Setelah semua langkah di atas selesai, klik OK, lalu klik tombol Start (panah hijau) untuk memulai proses instalasi Windows 10.
Ada kendala di bagian pemilihan spesifikasi hardware-nya? Jangan dipaksa ke garis merah ya, nanti laptopmu bisa blue screen!
Refrensi dengan gambar : https://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/04/Cara-Install-Windows8-pada-VirtualBox1.pdf

Komentar
Posting Komentar