Langsung ke konten utama

JOBSHEET: PERSIAPAN DAN INSTALASI SISTEM OPERASI

 


JOBSHEET: PERSIAPAN DAN INSTALASI SISTEM OPERASI

Topik: Tahapan Prosedural Instalasi OS (Windows 10/11)

Waktu: 3 x 45 Menit

Nama Siswa: ...........................................


1. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu melakukan persiapan hardware dan software sebelum instalasi.

  2. Siswa memahami cara membuat media instalasi (bootable flashdisk).

  3. Siswa mampu melakukan proses partisi harddisk dan instalasi OS hingga selesai.

2. Alat dan Bahan

  • Unit Komputer/Laptop yang akan diinstal.

  • Flashdisk minimal kapasitas 8GB.

  • File ISO Sistem Operasi (Windows 10 atau 11).

  • Aplikasi Rufus (untuk membuat bootable).

  • Koneksi Internet (untuk driver dan update).


3. Tahap 1: Persiapan (Pre-Installation)

Sebelum memulai, ada tiga hal kritikal yang harus dilakukan agar proses berjalan lancar:

A. Cek Spesifikasi Minimum

Pastikan perangkat keras memenuhi syarat. Untuk Windows 10/11 secara umum:

  • Processor: 1 GHz atau lebih cepat.

  • RAM: minimal 4 GB (untuk performa stabil).

  • Penyimpanan: Minimal 64 GB.

B. Backup Data

PENTING: Proses instalasi (terutama clean install) akan menghapus data di Drive C. Pastikan dokumen penting di Desktop, Documents, dan Downloads sudah dipindahkan ke drive eksternal atau Cloud.

C. Membuat Bootable Flashdisk

Gunakan aplikasi Rufus untuk memasukkan file ISO ke dalam flashdisk.

Langkah PembuatanDeskripsi Gambar
1. Buka Rufus, pilih Flashdisk Anda.[Gambar 1: Interface Rufus] Menampilkan pilihan device, pemilihan file ISO, dan skema partisi (GPT/MBR).
2. Pilih file ISO Windows.
3. Klik 'Start' dan tunggu hingga selesai.

4. Tahap 2: Pengaturan BIOS/UEFI

Agar komputer membaca flashdisk saat pertama kali menyala, kita harus mengubah urutan Boot Priority.

  1. Nyalakan komputer, tekan tombol F2, F12, Del, atau Esc secara berulang (tergantung merk laptop) untuk masuk ke menu BIOS.

  2. Cari menu Boot.

  3. Pindahkan USB Storage Device ke urutan paling atas (Nomor 1).

  4. Simpan perubahan (biasanya tekan F10) dan restart.

[Gambar 2: Menu BIOS Boot Priority] > Keterangan: Gambar layar biru atau hitam BIOS yang menunjukkan daftar perangkat boot dengan USB di posisi teratas.


5. Tahap 3: Proses Instalasi Utama

Setelah restart, komputer akan masuk ke layar instalasi Windows.

LangkahInstruksiVisualisasi Kunci
1. Regional SettingsPilih Bahasa, Waktu, dan jenis Keyboard (pilih US). Klik Next > Install Now.Layar ungu khas setup Windows.
2. AktivasiKlik "I don't have a product key" jika ingin aktivasi nanti.Kolom input serial number.
3. Jenis InstalasiPilih Custom: Install Windows only (advanced) untuk instalasi bersih.Pilihan Upgrade vs Custom.
4. Partisi HarddiskHapus partisi lama (jika ingin format total), buat partisi baru (New). Drive C minimal 100GB.Daftar Drive 0 Unallocated Space.
5. Proses CopyTunggu proses Copying files hingga 100%. Komputer akan restart otomatis.Progress bar persentase.

[Gambar 3: Menu Partisi Harddisk] > Keterangan: Menunjukkan proses klik 'New' untuk membagi ruang penyimpanan menjadi Drive C (Sistem) dan Drive D (Data).


6. Tahap 4: Konfigurasi Akhir (Post-Installation)

Setelah restart terakhir, Anda akan diminta mengisi data pengguna:

  1. Region & Keyboard: Pilih Indonesia/US.

  2. User Name: Masukkan nama pengguna laptop.

  3. Privacy Settings: Disarankan untuk mematikan opsi yang tidak perlu (Location, Diagnostic data).

  4. Finish: Tunggu hingga masuk ke Desktop.


7. Tahap 5: Instalasi Driver dan Software Dasar

Instalasi belum benar-benar selesai sebelum komponen berikut terpasang:

  • Driver: Chipset, VGA (Grafik), Sound, dan Wi-Fi agar perangkat berfungsi maksimal.

  • Browser: Chrome, Firefox, atau Edge.

  • Office: Microsoft Office atau alternatifnya.

  • Antivirus: Pastikan Windows Defender dalam kondisi aktif (Update).


8. Tugas & Evaluasi

  1. Mengapa kita harus memilih skema partisi GPT di Rufus untuk laptop keluaran terbaru (tahun 2020 ke atas)?

  2. Apa yang terjadi jika kita salah memilih partisi saat proses instalasi di Tahap 3?

  3. Praktik: Tunjukkan kepada instruktur hasil instalasi Anda (cek di Device Manager untuk memastikan semua driver terinstal).


Catatan Guru: Pastikan siswa memperhatikan kesehatan baterai (colok charger) selama proses instalasi berlangsung untuk menghindari gagal sistem akibat mati mendadak.

 

 

Artikel Lainnya :
JOBSHEET PRAKTIKUM: KONFIGURASI BIOS DAN UEFI 
https://sumberbelajartkj.blogspot.com/2026/03/jobsheet-praktikum-konfigurasi-bios-dan.html
JOBSHEET: SISTEM OPERASI KOMPUTER 
https://sumberbelajartkj.blogspot.com/2026/03/jobsheet-sistem-operasi-komputer.html
JOBSHEET: PERSIAPAN DAN INSTALASI SISTEM OPERASI 
https://sumberbelajartkj.blogspot.com/2026/03/jobsheet-persiapan-dan-instalasi-sistem.html
JOBSHEET: INSTALASI APLIKASI PERKANTORAN 
https://sumberbelajartkj.blogspot.com/2026/03/jobsheet-instalasi-aplikasi-perkantoran.html
JOBSHEET: INSTALASI DAN UPDATE DRIVER PERANGKAT KERAS 
https://sumberbelajartkj.blogspot.com/2026/03/jobsheet-instalasi-dan-update-driver.html
JOBSHEET: INSTALASI DAN KONFIGURASI DRIVER PRINTER 
https://sumberbelajartkj.blogspot.com/2026/03/jobsheet-instalasi-dan-konfigurasi.html 
 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JOBSHEET PRAKTIKUM: KONFIGURASI BIOS DAN UEFI

  JOBSHEET PRAKTIKUM: KONFIGURASI BIOS DAN UEFI Mata Pelajaran: Praktik Kerja Lapangan / Dasar-Dasar TKJ Topik: Identifikasi dan Konfigurasi Basic Input/Output System (BIOS) Waktu: 2 x 45 Menit I. Tujuan Pembelajaran Setelah menyelesaikan praktik ini, peserta didik diharapkan mampu: Menganalisis fungsi dan peranan BIOS/UEFI dalam proses booting komputer. Mengakses menu BIOS pada berbagai merk perangkat (komputer/laptop). Melakukan konfigurasi parameter dasar seperti System Time, Boot Priority, dan Security Settings . Memecahkan masalah (troubleshooting) sederhana terkait kegagalan sistem melalui pengaturan BIOS. II. Dasar Teori BIOS ( Basic Input/Output System ) adalah perangkat lunak tingkat rendah ( firmware ) yang tersimpan dalam chip ROM pada motherboard . Fungsi utamanya adalah melakukan POST ( Power-On Self Test ) untuk memastikan perangkat keras berfungsi sebelum memuat sistem operasi. Saat ini, teknologi BIOS telah berkembang menjadi UEFI ( Unified Extensible Firmw...

JOBSHEET: SISTEM OPERASI KOMPUTER

  JOBSHEET: SISTEM OPERASI KOMPUTER Topik: Mengenal Jenis dan Evolusi Versi Sistem Operasi Waktu: 2 x 45 Menit Nama Siswa: ........................................... Kelas: ........................................... 1. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis Sistem Operasi (OS) untuk PC/Laptop. Siswa memahami urutan perkembangan (roadmap) versi sistem operasi populer. Siswa dapat membedakan karakteristik utama antara Windows, macOS, dan Linux. 2. Alat dan Bahan Unit Komputer/Laptop dengan akses internet. Alat tulis dan buku catatan. Browser (Chrome/Edge/Firefox) untuk riset. 3. Landasan Teori Sistem Operasi (Operating System) adalah perangkat lunak sistem yang mengelola perangkat keras komputer, sumber daya perangkat lunak, dan memberikan layanan umum untuk program komputer. Tanpa OS, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka. 4. Tugas 1: Klasifikasi Sistem Operasi Isilah tabel di bawah ini dengan melakukan riset singkat m...

Persiapan Instal Sistem Operasi di Virtual Box - Terbaru

  Siap, mari kita siapkan "mesin" virtualnya dulu sebelum kita masukkan sistem operasinya. Sebagai orang jaringan, kalian harus paham bahwa VirtualBox ini adalah simulator hardware. Jadi, kita harus memberikan spesifikasi yang pas agar Windows 10 nanti tidak lag atau malah membuat laptop asli kalian (Host) jadi hang . Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi (Settings) VirtualBox sebelum instalasi Windows 10: Langkah-langkah Konfigurasi Virtual Machine (VM) 1. Membuat Mesin Baru Buka VirtualBox, klik tombol New (ikon bintang biru). Name: Beri nama (contoh: "Windows 10 Praktik"). ISO Image: Klik panah kecil, lalu pilih file ISO Windows 10 yang sudah kamu siapkan. Centang Skip Unattended Installation jika kamu ingin melakukan instalasi secara manual (sangat disarankan agar kamu paham prosesnya). 2. Pengaturan Hardware (Base Memory & Processor) Klik Next atau buka menu Settings -> System . Motherboard (Base Memory): Berikan minimal 2048 MB (2 GB) . Ji...